Artikel

SLI, EFB, atau AGM ? JANGAN SALAH PILIH!!!

blank

Penjelasan SLI, EFB, dan AGM

Pernahkah Anda mendengar istilah tersebut ? atau barangkali istilah tersebut masih awam di telinga Anda? SLI, EFB dan AGM adalah isitilah yang lumrah dipakai dalam memetakan/membedakan jenis-jenis aki atau baterai mobil.

SLI (Starting Lighting Ignition)

SLI adalah singkatan dari Starting Lighting Ignition. Artinya aki SLI hanya digunakan untuk aplikasi awal murni berkendara yaitu :

  • Starting : menghidupkan kendaraan / mensuplai dinamo/motor starer (bendix).
  • Lighting : mensuplai pencahayaan (interior dan eksterior).
  • Ignition : mensuplai pengapian pada coil dan busi.

Tipe aki basah konvensional, aki hybrid, maupun aki kering SMF (Sealed Maintenance Free) adalah jenis aki SLI. Walaupun ada perbedaan bahan dan cara perawatan diantara ketiga tipe aki tersebut, tapi tetap memiliki fungsi yang sama yaitu fungsi standar untuk mendukung aplikasi murni berkendara.

blank

EFB (Enhance Flooded Battery)

EFB adalah singkatan dari Enhance Flooded Battery. Artinya aki EFB adalah versi lebih baik/termutahir dari aki konvensional (SLI). Selain berfungsi sebagaimana aki SLI semestinya, kelebihan utama dari aki EFB dibanding aki SLI adalah aki EFB memiliki daya tahan yang lebih baik dalam siklus pengisian dan pengosongan daya ( charging and discharging) yang berulang dalam sistem idling start stop kendaraan.

Hal ini bisa didapatkan dengan penambahan material lapisan serat dan juga penambahan material karbon. Penambahan material-material ini membantu menstabilkan bahan aktif dan mencegahnya terlepas/terkelupas dalam siklus pengisian dan pengosongan daya yang berulang dengan frekuensi yang lebih sering. Akibatnya permukaan tempat terjadinya reaksi elektrokimia menjadi tetap utuh lebih lama. Hal ini menghasilkan penerimaan muatan listrik yang lebih baik dan daya tahan lebih tinggi.

blank
blank

AGM (Absorbent Glass Mat)

AGM adalah singkatan dari Absorbent Glass Mat. Perbedaan mencolok dari aki AGM dengan aki SLI aatu EFB adalah pada cairan elektrolitnya. Pada aki konvensional SLI maupun EFB cairan elektrolit merendam plat dan bergerak bebas dalam setiap sel aki, sedangkan pada aki AGM cairan elektrolit terserap dan tertahan sepenuhnya oleh lapisan serat kaca yang halus. Desain tertutup ini membuat aki menjadi anti bocor, bebas perawatan, dan tahan terhadap getaran dan kondisi ekstrem.

Salah satu karakteristik utama dari aki AGM adalah desain katupnya. Selama pengisian daya, gas yang terbentuk secara alami sebagian besar ditahan dan bergabung kembali menjadi air. Fitur ini secara signifikan mengurangi pengosongan daya sendiri (self discharge) dan menghilangkan kebutuhan akan perawatan rutin.

Seiring teknologi yang makin maju dalam industri kendaraan, banyak kendaraan yang dilengkapi dengan berbagai komponen listrik yang menghadirkan peran baru bagi aki kendaraan. Seperti fitur Start-Stop, media infotainment dan navigasi, modul kontrol, dan sistem bantuan pengemudi. Semua sistem ini membutuhkan sumber energi yang andal dan kuat, bahkan saat mesin dimatikan. Aki AGM memainkan peran penting dalam kendaraan modern. Dengan desain dan fitur yang dimilikinya, aki AGM dapat mempertahankan tegangan yang stabil bahkan di bawah beban listrik yang berat.

blank
blank

Perbedaan Utama

Tabel di bawah ini memberikan gambaran tentang perbedaan aki SLI, EFB, dan AGM baik dari sisi teknologi, masa pakai hingga penggunaan umum.

KriteriaBaterai AGMBaterai EFBBaterai SLI
TeknologiAbsorbent Glass Mat (cairan elektrolit terserap dalam lapisan serat kaca).Baterai basah yang ditingkatkan (masih menggunakan cairan elektrolit).Baterai asam timbal konvensional dengan cairan elektrolit yang bergerak bebas.
Siklus hidupSangat tinggi (hingga 3X lebih lama daripada baterai SLI).Sedang (hingga 2X lebih lama daripada baterai SLI).DIrancang untuk penggunaan aplikasi awal murni, bukan untuk penggunaan siklik.
PemeliharaanBebas perawatan.Bebas Perawatan.Ada beberapa jenis yang membutuhkan perawatan rutin.
Perlindungan terhadap kebocoranKedap bocor.Perlindungan kebocoran terbatas.Perlindungan kebocoran terbatas
Penggunaan umumKendaraan dengan sistem Start-Stop, pengereman regenerative, kebutuhan energi tinggi.Kendaraan dengan sistem Start-Stop Tingkat dasar.Kendaraan tanpa sistem Start-Stop dan kebutuhan energi dasar.

Berdasarkan data dan pejelasan yang ada dapat disimpulkan bahwa aki AGM adalah jenis aki terbaik untuk saat ini. Kekurangan yang dimiliki oleh aki AGM hanyalah pada harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan aki SLI maupun EFB. Terkait pengunaannya ketiga aki ini bisa saling menggantikan dengan catatan apabila melakukan penurunan spesifikasi jenis aki, maka daya tahan atau masa pakai aki akan lebih cepat begitu juga sebaliknya.

Jika spesifikasi awal dari pabrik menggunakan aki AGM kemudian diganti menggunakan EFB atau bahkan SLI, maka aki pengganti akan memiliki masa pakai yang lebih pendek. Begitu juga sebaliknya jika spesifikasi awal menggunakan aki SLI kemudian diganti menggunakan EFB atau AGM, maka usia aki akan lebih lama.

Sumber :

https://www.varta-automotive.com/knowledge/technology

https://www.hankook-atlasbx.com/en/technology/automotive